2 weeks ago, Posted by: niktual02

KKP Mengambil Tindakan untuk Melindungi Komoditas Perikanan Lokal dari Kepunahan

Pengembangan budidaya perikanan merupakan terobosan rencana Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Salah satu rencananya adalah mengembangkan industri perikanan budidaya lokal terpopuler dan memastikan perikanan tidak terkena pandemi Covid-19.

Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono mengatakan: "Kami telah mengidentifikasi beberapa daerah yang memiliki keunggulan. Misalnya Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Ini ikan gabus."

Trenggono menjelaskan, pengembangan budidaya perikanan tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, tetapi juga melindungi komoditas perikanan lokal dari kepunahan. Contohnya ikan Belida yang terkenal di Sumatera Selatan, populasinya terus menurun.

Selain budidaya berbasis masyarakat, KKP juga akan mendorong pengembangan budidaya perikanan untuk mendapatkan komoditas yang disukai pasar dunia, seperti udang dan lobster. Tujuannya tidak hanya ekspor, tetapi juga kebangkitan bisnis turunan yang terkait dengan komoditas tersebut, seperti usaha makanan, memasak, dan pengolahan hasil perikanan.

Dia berkata: "Kami sedang bekerja keras sekarang. Gerakan ini sangat tahan badai. Oleh karena itu, jika ada puing-puing atau berbagai hal, jaga ikan dan perdagangan ikan akan terus berlanjut."

Dalam rangka mendukung partisipasi masyarakat dalam industri perikanan budidaya, KKP menyiapkan bantuan pinjaman modal melalui BLU-LPMUKP. Selain itu, ada juga program KUR (Kredit Komersial Rakyat) melalui perbankan. Trenggono berharap bantuan pinjaman modal ini dapat mendorong masyarakat menjadi petani.

Selain itu dijelaskannya salah satu program untuk membantu UMKM kelautan dan perikanan adalah KUSUKA (Kartu Peserta Usaha Kelautan dan Perikanan).

Trenggono mengungkapkan, terdapat 4139679 pelaku usaha di bidang kelautan dan perikanan yang meliputi Nelayan, Pembudidaya, Pengusaha Pengolahan, Petambak Garam, dan Petambak Ikan. Dari jumlah tersebut, 1,2 juta telah terdaftar dalam program KUSUKA.


Post Views: 12


Leave a comment

Comments

Copyrights © 2017 All rights reserved