4 months ago, Posted by: niktual02

Beberapa Ikan Yang Tidak Boleh Dikonsumsi

Ikan merupakan santapan yang lezat serta bergizi, jadi tidak heran jika ikan jadi salah satu bahan santapan yang terkenal.

Tetapi, sahabat wajib berjaga- jaga, sebab terdapat beberapa ikan yang hendaknya tidak kita mengkonsumsi, apalagi tidak boleh disantap sama sekali.

Wah… kira- kira, ikan apa saja yang tidak boleh disantap? Kemudian, mengapa ikan tersebut tidak boleh kita mengkonsumsi? Kita langsung cari ketahui saja, ayo!

1. Ikan Todak( Swordfish)

Ikan todak ataupun ikan pedang ialah salah satu tipe ikan yang tidak boleh disantap. Mengapa? Bagi Frankie Terzoli, ikan todak mempunyai isi merkuri yang besar.

Isi merkuri yang terdapat di dalam badan ikan tidak hendak menurun.

Jadi, terus menjadi besar serta terus menjadi tua umur sang ikan, isi merkuri yang terdapat di dalam badan sang ikan juga hendak terus menjadi banyak.

Perihal lain yang membuat ikan ini tidak boleh disantap merupakan proses penangkapannya.

Umumnya, ikan todak ditangkap dengan memakai long line( tali pancing yang disusun panjang dengan umpan di tiap ujungnya).

Konon, metode penangkapan semacam itu hendak mengecam keselamatan hewan lain, semacam penyu, hiu, sampai burung laut.

2. Ikan Gindara( Escolar)

Gindara ataupun yang kita tahu dengan istilah escolar memanglah mempunyai daging yang lezat. Tidak hanya itu, ikan ini pula memiliki zat lemak bernama gempylotoxin yang membuat rasa ikan ini terus menjadi lezat.

Baca Pula: Wah, Seekor Orca Berenang Mendekati Kamera Periset serta Berikan Ikan!

Hendak namun, ikan gindara tercantum salah satu ikan yang hendaknya tidak boleh disantap ataupun dibatasi jumlah konsumsinya.

Nyatanya, daging gindara yang disantap secara kelewatan dapat menimbulkan diare.

Tidak hanya itu, zat bernama gempylotoxin yang terdapat di dalam daging ikan gindara pula dapat menimbulkan permasalahan pada usus kita bila disantap secara kelewatan.

Wah… jika begitu, berapa banyak jumlah daging ikan gindara yang dapat kita mengkonsumsi?

Konon, jumlah optimal yang dianjurkan dikala komsumsi daging ikan gindara merupakan 6 ons ataupun kurang dari itu.

3. Ikan Mahi- mahi

Ikan besar yang berwana hijau ini jadi salah satu santapan yang digemari pecinta kuliner laut.

Tetapi, kita wajib berjaga- jaga, sebab ikan ini tercantum salah satu ikan yang wajib kita jauhi konsumsinya. Mengapa begitu?

Konon, ikan mahi- mahi yang tidak ditaruh dengan benar dapat mempunyai isi toksin yang dapat menimbulkan penyakit semacam alergi.

Isi toksin itu berasal dari asam amino histidin yang dipecah oleh kuman.

Tidak hanya menimbulkan penyakit semacam alergi, ikan mahi- mahi pula dapat menimbulkan keracunan histamine ataupun keracunan scrombroid.

O iya, bagi Chef Frankie Terzoli, ikan mahi- mahi yang memiliki histamine umumnya terdapat yang beraroma busuk serta berupa semacam sarang madu dikala dimasak, tetapi terdapat pula yang tidak beraroma busuk sama sekali.

4. Chilean Sea Bass( Patagonian Toothfish)

Chilean Sea Bass ataupun Ikan Kakap Chili ialah salah satu ikan yang terkenal, sebab mempunyai rasa yang lezat.

Tidak hanya itu, tekstur daging yang semacam mentega membuat ikan ini mempunyai harga yang lumayan mahal.

Walaupun mahal, banyak orang yang mau komsumsi ikan satu ini. Sementara itu, isi merkuri dalam ikan ini lumayan besar.

Tidak hanya mempunyai isi merkuri yang besar, ikan ini pula tercantum ke dalam ikan yang dilindungi, sebab pertumbuhannya lelet.

O ya, ikan kakap chili umumnya ditangkap dengan memakai pukat harimau ataupun long line.

Nah, proses penangkapan yang mengganggu area itu pula jadi alibi lain mengapa ikan ini tidak boleh disantap.

Baca Pula: Kenapa Terdapat Santapan Ikan Mentah, Tetapi Tidak Terdapat Ayam Mentah, ya?

5. Hiu

Daging hiu serta sirip hiu masih jadi santapan yang banyak dicari.

Sementara itu, komsumsi daging ataupun sirip hiu dapat menimbulkan hilangnya koordinasi, kebutaan, sampai kematian.

Perihal itu disebabkan isi merkuri dalam hiu yang terus menjadi tahun terus menjadi besar.

Apalagi, bagi Mote Marine Laboratory’ s Center for Shark Research, sebagian hiu mempunyai isi merkuri yang melebihi batasan wajar dari yang direkomendasikan oleh Food and Drug Administration.

Tidak hanya memiliki merkuri yang besar, komsumsi hiu sama dengan mengganggu ekosistem laut. Mengapa dapat begitu?

Hiu merupakan predator puncak di lautan.

Bila jumalh hiu menurun, hingga jumlah hewan yang biasa jadi mangsa hiu hendak meningkat serta jumlahnya jadi tidak balance.

Bila telah begitu, ekosistem hendak rusak serta sebagian hewan hendak punah.

https://www.unair.ac.id


Post Views: 186


Leave a comment

Comments

Copyrights © 2017 All rights reserved